5 Burung Langka Yang Tidak Boleh Kamu Pelihara

5 Burung Langka Yang Tidak Boleh Kamu Pelihara

5 Burung Langka Yang Tidak Boleh Kamu Pelihara

Memelihara burung sekarang ini sedang menjadi hobby bagi sebagian orang. Karena, memelihara hewan jenis satu ini termasuk mudah dan tidak merepotkan.

Namun, populasi burung di alam liar semakin kesini terhitung semakin sedikit. Apalagi untuk beberapa burung yang terancam punah.

Karena itu, Indonesia mengeluarkan kebijakan hukum untuk masyarakatnya agr tidak memelihara hewan langka.

Nah, untuk kalian yang belum tahu ada apa saja kah burung langka tersebut, yuk simak dibawah ini.

5 Burung Langka Di Indonesia

Selain untuk melindungi populasi burung, tidak memelihara burung langka juga bertujuan untuk menjaga ekosistem lingkungan agar tidak terganggu.

Karena itu, diharapkan warga Indonesia tidak menangkap burung lagi, terutama burung-burung langka yang dilindung oleh pemerintah.

Agar tidak salah memelihara, berikut beberapa jenis burung langka di Indonesia.

1.Jalak Bali

Jalak Bali merupakan burung endemic pulau Bali. Burung ini memang memiliki rupa yang begitu cantic dan unik. Sehingga, tak heran banyak orang yang ingin memeliharanya.

Burung ini memiliki bulu berwarna cerah dan terdapat garis biru pada bagian matanya. Pada bagian ujung ekor dan sayapnya terdapat warna hitam.

Spesies ini menjadi langka karena adanya penangkapan illegal yang masih berjalan hingga sekarang. Saat ini, diperkirakan kurang dari 50 burung dewasa yang ada di alam liar. Keistimewaannya adaah kicauannya yang merdu.

2.Sikatan Aceh

Burung ini merupakan burung endemic dari Indonesia tepatnya Aceh. Burung ini memiliki ciri, sebagian besar bulunya berwarna biru kecuali pada bagian perutnya terdapat gadasi warna kuning ke putih.

Untuk betina, bulunya didominasi warna coklat dengan gradasi warna kuning ke putih. Burung ini menjadi langka di alam liar karena habitatnya yang hilang karena eksploitasi hutan yang berlebihan.

3.Trulek Jawa

Trulek Jawa merupakan burung endemik di pula Jawa. Biasanya mereka tinggal di daerah basah seperti rawa-rawa dan delta sungai.

Ciri-cirinya adalah kakinya yang panjang, kepalanya berwarna hitam dengan sayap berwarna coklat, serta bagian perutnya berwarna putih.

Ciri khas burung trulek Jawa adalah gelambir berwarna kuning. Burung ini menjadi langka karena banyak perubahan pada habitat mereka.

4.Tokhtor Sumatera

Burung endemic asal Smatera ini sebagian besar tinggal di bukit barisan. Populasinya mengalami penurunan dengan jumlah burung dewasa sekitar 50 – 249 ekor.

Burung ini memiliki kepala berwarna hitam dan paruh berwarna hijau. Sedangkan sayapnya berwarna abu kehijauan dan ekornya panjang berwarna hitam. Terdapat juga garis-garis coklat di badannya.

5.Gagak Banggai

Gagak Banggai adalah burung endemic dari Indonesia yang berasal dari Sulawesi. Saat ini burung yang masih bertahan di daerah Pegunungan Peleng Barat sekitar 500 ekor, termasuk 50-200 yang berada di Gunung Peleng Barat.

Sama halnya dengan burung gagak, seluruh tubuhnya berwarna hitam. Burung ini juga memiliki ukuran 39 cm termasuk burung dengan ukuran sedang.

Burung ini sempat dianggap punah hingga pada survey tahun 2007-2008 burung ini ditemukan kembali di pulau Peleng, namun, populasinya sangat sedikit hingga burung ini sangat dilindungi.

Itulah 5 burung langka yang ada di Indonesia. Jika kalian menemukannya di alam liar, jangan langsung menangkap dan memeliharanya ya. Sebab, populasi mereka akan terancam semakin berkurang dan akan habis lama-kelamaan.

Saying sekali jika burung-burung cantik tersebut tidak ada lagi di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *