burung merak

Cantik Nan Indah, 7 Burung Tercantik Asli Khas Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang sangat luas. Alamnya tidak pernah bosan untuk menceritakan keindahannya. Selain banyak pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang bisa tumbuh di negara ini. Banyak sekali spesies hewan dan tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di negara kita tercinta ini. Wilayah hutan yang hijau pun masih sangat luas untuk dijelajahi. Salah satu yang menjadi primadona ialah berbagai jenis burung yang sangat cantik yang tinggal di Indonesia.

Maka tak hera banyak wisatawan dan ilmuman dari belahan dunia lain berbondong-bondong datang ke Indonesia. Hanya karena ingin menikmati keindahan alam yang ada di Indonesia. Selain itu juga, para peneliti juga tertarik mempelajari keindahan burung-burung khas Indonesia ini. Namun sayangnya, banyak hewanhewan yang indah termasuk burung-burung asli Indonesia yang terancam punah. Pemerintah pun telah gencar berupaya dalam melindungi flora dan fauna yang ada di alam negeri ini.

Baca Lain↓↓↓

Mengapa Burung Beo Bisa Bernyanyi dan Menirukan Suara Manusia?

Maka dari itu, pemerintah berupaya dan mengeluarkan berbagai macam peraturan perundang-undangan yang sangat ketat bagi para pelaku pemburu liar. Tujuannya ialah untuk melestarikan keindahan alam dan setiap spesies makhluk hidup yang ada.

Penasaran dengan berbagai macam jenis burung asli Indonesia. Pada artikel ini kami telah merangkum dari berbagai sumber terpercaya. Berikut 7 Burung Tercantik Asli Khas Indonesia yang menjadi perhatian dunia.

Cantik Nan Indah, 7 Burung Tercantik Asli Khas Indonesia

 

1. Jalak Bali

Burung ini dengan nama Latin Leucopsar rothschildi adalah jenis burung pengicau yang hanya bisa ditemukan di daerah barat Pulau Bali. Jalak Bali sendiri memiliki bulu berwarna putih bersih dengan ukuran tubuh mencapai 25 cm dan berat hingga 108 gram. Pada bagian pelupuk matanya memiliki warna biru tua dengan paruh yang berwarna kekuningan. Burung Jalak Bali ditetapkan sebagai lambang ikonik fauna Provinsi Bali pada tahun 1991.

2. Gelatik jawa

Jenis burung satu ini termasuk burung pengicau endemik yang berasal dari Pulau Jawa. Nama latin burung ini ialah Paddi oryzivora, merupakan jenis burung herbivora. Makanan utamanya ialah biji-bijian, terutama biji padi. Burung ini memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil. Panjang tubuh Gelatik dewasa bisa mencapai 15 cm. Ciri khas burung ini ialah memiliki warna tubuh abu-abu, perut cokelat kemerahan, kaki merah muda, dan lingkaran merah di sekitaran mata.

3. Merak

burung merak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Merak merupakan salah satu jenis burung yang dikategorikan tidak dapat terbang dan sebagian hidupnya dihabiskan di tanah. Merak di Indonesia adalah jenis merak hijau (Pavo muticus) yang banyak ditemukan di Taman Nasional Baluran. Merak jantan dan betina memiliki morfologi yang sedikit berbeda, merak jantan memiliki ekor yang lebih panjang dan indah dibandingkan merak betina. Ekor ini berfungsi untuk menarik perhatian betina saat musim kawin tiba.

4. Cendrawasih

Burung cendrawasih (Paradisaea sp.) adalah spesies burung asli tanah Papua yang keindahannya sudah tak diragukan lagi. Bahkan masyarakat asing menyebutnya sebagai bird of paradise karena keindahannya dapat memukau mata. Di Papua terdapat beberapa jenis cendrawasih yang memiliki ciri morofologi berbeda. Warna bulu yang mencolok biasanya perpaduan antara warna cokelat, kuning, putih, hitam, hijau, ungu, biru, merah dan jingga.

5. Kasuari

Burung ini tergolong suku Casuariidae yang hanya memiliki tiga jenis spesies di dunia. Kasuari hanya dapat ditemukan di Papua dan Australia. Sama seperti merak, kasuari adalah burung tanah yang tidak bisa terbang. Berukuran sangat besar dengan warna bulu hitam dengan leher kebiruan membuat burung ini sangat indah dipandang mata. Dibalik keidahannya, kasuari tergolong burung yang berbahaya karena sangat agresif dan memiliki cakar yang cukup tajam untuk merobek kulit manusia.

6. Enggang

Enggang adalah jenis burung yang masuk dalam famili Bucerotidae yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia yaitu Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Masyarakat lokal sering menyebut enggang dengan nama lain seperti Rangkong, Julang, dan Kangkareng. Enggang termasuk jenis burung omnivora yang memakan buah, kelelawar, tikus, dan hewan-hewan kecil lainnya. Keindahan enggang terletak pada paruhnya yang besar dan berwarna terang.

7. Maleo

Maleo (Macrocephalon maleo) merupakan spesies burung yang didominasi warna hitam dan putih. Bagian mata maleo dikelilingi oleh lingkaran kuning yang mencolok. Keunikan maleo terletak pada kepalanya yang memiliki tanduk atau jambul yang berwarna hitam. Maleo tidak mengerami telurnya, saat bertelur maleo akan menggali lubang di tanah untuk meletakkan telurnya. Maleo kecil setelah menetas sudah ditumbuhi bulu dan dapat langsung terbang. Maleo hanya dapat ditemukan di Papua, Indonesia.

Demikianlah artikel 7 Burung Tercantik Asli Khas Indonesia semoga bermanfaat. Tetap ikuti kami, sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *