Jenis-Jenis Burung Puyuh Yang Harus Kalian Tahu

Burung puyuh merupakan burung yang termasuk ke dalam keluarga phasianidae. Ukurannya yang mungil membuat burung ini sangat mirip dengan anak ayam.

Burung puyuh masih termasuk ke kategori unggas daratan karena memiliki nama burung namun tak bisa terbang.

Santapan utama burung puyuh adalah biji-bijian serta pemakan serangga-serangga yang lebih kecil dari dimensi badannya.

Burung puyuh juga kerap bersarang di daratan serta kerap kelompoknya terdiri dari sebagian jumlah saja.

Jenis-Jenis Burung Puyuh

Burung puyuh petelur merupakan salah satu komoditi utana untuk usaha karena memang sangat menguntungkan dan banyak dicari.

Untuk membuat santapan burung puyuh petelur kita wajib untuk bisa menghitung secara rinci isi tenaga yang diperlukan untuk burung, yaitu 2.800 Kkal dengan protein sebesar 22%.

Ada pula keuntungan membuat makanan untuk burung puyuh sendiri dapat lebih mengirit waktu dan memangkas pengeluaran untuk membeli pakan sampai dengan 50%.

Burung puyuh petelur juga sangat memerlukan nutrisi lebih apalagi jika mereka dituntut untuk memproduksi banyak telur.

Mengingat ada banyak sekali burung puyuh yang bisa dijadikan bisnis, kalian juga harus tahu tipe burung puyuh apa saja yang bisa diternak dan yang hanya hiasan saja.

1.Burung Puyuh Gonggong

Tipe burung ini memiliki karakteristik khas yang tak dimiliki oleh burung lain. Yaitu suaranya yang mirip dengan suara gong.

Sebenarnta, itu hanya pengandaian saja. dimana memang suara burung puyuh dikategorikan memiliki suara dengan nada keras namun tak semacam gong pada biasanya.

Ada juga identitas burung puyuh gonggong yaitu memiliki corak bulu yang unik serta bercorak dengan corak kombinasi gelap dan coklat merah serta abu-abu.

Kalian bisa dengan mudah menemui burung gonggong tersebut karena identitas tubuhnya yang sangat mudah dikenali.

2.Burung Puyuh Batu

Puyuh batu merupakan salah satu tipe burung yang sering terlihat di dataran serta terbang kesana kemari.

Identitasnya adalah memiliki dimensi badan yang minimalis yang hanya berkisar 15 centimeter saha untuk badannya bercorak gelap pekat namun memiliki ciri putih pada bagian lehernya.

3.Burung Puyuh Albino

Tipe burung puyuh berikutnya adalah burung puyuh albino yang dikatakan memiliki kelainan genetika sementara itu memang terdapat salah satu gen resesif puyuh yang memang albino.

Mayoritas burung puyuh albino memiliki banyak kekurangan salah satunya pemikirannya yang kerap rabun dan sering mati karena daya tahan tubuhnya kurang baik. Kelebihan burung ini adalah ia bisa menciptakan banyak telur dibanding burung puyuh yang lainnya.

4.Burung Puyuh Rimba Sumatra

Burung puyuh Rimba Sumatera merupakan salah satu burung yang tercantuk ke dalam burung hias, karakteristik burung ini adalah bisa menghasilkan suara yang khas di pagi hari.

Sama dengan namanya, burung ini pertama kali ditemui di wilayah hutan datar tepatnya di daerah Sumatera.

Burung ini sering mencari makan serta hidup berkelompok dimana setiap kelompoknya dapat menggapai 2 – 5 burung.

5.Burung Puyuh Mahkota

Tipe ini disebut mahkota karena memiliki semacam jengger di atas kepalanya yang mirip dengan mahkota.

Orang lain juga sering menyebutnya bagaikan jambul mahkota sehingga sesuai dengan istilahnya. Warna jambulnya dominan ungu dan kemerahan.

Puyuh mahkota termasuk ke dalam burung puyuh hias karena kurang sesuai jika dijadikan sebagai penghasil telur.

Itulah 5 jenis burung puyuh yang bisa kalian gunakan sebagai petelur maupun sebagai burung hias. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *