INI KABAR DARI CUCAK RAWA SERTA 4 JENIS BURUNG YANG SUDAH TIDAK TERDAFTAR KE DALAM HEWAN YANG DILINDUNGI

Adanya kabar dimana beberapa jenis burung yang sudah termasuk ke dalam daftar hewan yang dilindungi ini, menua beberapa kontroversi. Ini dinyatakan secara langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Resmi, dengan menariknya lima jenis burung yang sudah tidak menjadi bagian hewan yang dilindungi.

Sudah ada di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 92/2018, ini adalah perubahan dari Permen LHK No. 20/2018. Yang dikeluarkan dari daftar hewan yang dilindung itu ada lima jenis burung, yaitu anis bentet kecil, cucak rawa, jalak suren, murai batu atau biasa disebut dengan kucica, dan yang terakhir adalah anis bentet sangihe.

Dikeluarkannya berita ini tentu memicu kontroversi dari para pecinta burung. Sehingga para pencinta burung kicau  juga penangkar bahwa dari tiga jenis burung seperti jalak suren, cucak rawa, dan murai batu akan yang merupakan jenis burung kicau itu. Akan diperjuangkan oleh mereka, agar kehidupan mereka masih terus terjamin dan masih bisa bertahan hidup dengan baik. Untuk kedua jenis sisanya, yaitu anis bentet kecil serta anis bentet sanghie mereka merupaka burung yang hanya bisa ditemui di beberapa daerah tertentu saja. Karena mereka merupaka burung  endemik, jadi jangan sampai jenis burung seperti mereka punah.

Untuk sebagian orang dikeluarkannya kebijakan seperti ini menciptakan perasaan yang khawatir dan juga ada yang merasakan lega. Adanya masalah seperti ini membuat Ketua Umum Pelestari Burung Indonesia (PBI) yaitu Bagya Rahmadi yang menuturkan bahwa, “Ketiga jenis burung itu sudah berhasil ditangkarkan oleh para penangkar, sehingga tidak terancam punah. Memang, di habitat alam menurut penelitian LIPI habitat tersebut sudah menipis,” *.

Karena tiga jenis burung kicau yang sudah disebutkan tersebut akan diikut sertakan dalam lomba – lomba. Yang dimana ini bisa menjadi ajang yang banyak memberikan dampak positif, tidak hanya untuk burung atau yang merawatnya, tetapi untuk bangsa Indonesia sendiri juga. Peran penting yang dijalankan oleh para penangkar juga para pecinta burung kicau itu, bisa sangat membantu untuk membudidayakan populasi dari burung kicau. Yang dimana jumlah dari mereka yang sekarang ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Perlombaan burung kicau yang akan berlangsung tersebut, memiliki beberapa syarat yang harus dipatuhi. Burung kicau yang akan ikut lomba itu harus yang berasal dari penangkaran. Jadi untuk burung kicau yang ditangkap di hutan atau pengepul tidak bisa mengikuti perlombaan dari burung kicau ini.

“Hal itu dibuktikan dengan adanya ring atau close ring di kakinya,” * tambah Bagya.

Memberikan kemudahan saat perlombaan nanti dengan ring khusus yang sudah disediakan oleh penangkar PBI. Ring tersebut sudah diberikan tanda pengenal yaitu terdapat tulisan PBI juga nomor serinya. Kemudahannya itu untuk memberikan tanda kepada burung dari penangkaran juga mempermudah dalam mendata burung.

Tidak hanya ketiga jenis burung kicau itu saja yang dilindungi oleh penangkar PBI, tetapi branjangan, anis kembang, kucica kampung juga mendapatkan perhatian  dari PBI dengan membudidayakannya juga.

“Harapan PBI setelah ada penelitian dari LIPI pemerintah mestinya tidak hanya membuat regulasi melarang atau memasukkan dalam jenis burung yang dilindungi, namun juga berupaya bagaimana menjaga dan mengembangbiakkan satwa tersebut di hutan,” * ucap Bagya.

Semoga burung – burung tersebut bisa terus dibudidaya dengan baik dan benar sehingga terjaga populasinya.


MELATIH BURUNG BEO SUPAYA BISA BERBICARA? INI DIA CARA – CARANYA

MELATIH BURUNG BEO SUPAYA BISA BERBICARA? INI DIA CARA – CARANYA

Kecerdasan yang dimiliki oleh burung jenis beo ini, banyak digemari oleh para pecinta burung. Kecerdasan yang dimilikinya itu adalah, dia yang bisa menirukan suara manusia. Membuatnya menjadi burung yang sangat menghibur dan menyenangkan untuk pemiliknya dan orang yang mendengarnya saat sedang berbicara. Kebanyakan burung beo memang bisa berbicara menirukan suara manusia, tetapi tidak semua burung beo mau untuk melakukan itu. Jadi, kamu harus dapat melatihnya dengan baik supaya dia mau melakukan itu. tentunya terdapat cara – cara khusus yang bisa dilakukan supaya Beo mau berbicara. Namanya juga melatihan hewan, perlu kesabaran dan ketulusan saat sedang melatihnya.

Sesudah kesabaran dan ketulusan yang kamu korbankan untuk bisa melatih burung beo peliharaan kamu , maka kamu bisa mendapatkan hasilnya yaitu Beo kamu bisa berbicara. Beo dapat merekam beberapa kata yang diucapkan oleh manusia. Tetapi suaranya tidak akan sejelas dan sejernih seperti suara yang mempraktekannya. Karena suaranya yang serak itu membuat kejelasan dalam mengucapkannya menjadi agak kurang bisa terdengar dengan baik. Tapi bukan suatu hal yang besar, karena dia bisa mengucapkan kembali apa yang sudah dicontohkan saja sudah menjadi hiburan untuk diri sendiri. Karena masih pemula dalam memelihara burung, ini dia cara – cara agar burung beo dapat berbicara dengan cepat.

1.Melatih Beo Dengan Menggunakan MP3

Melatih Beo Dengan Menggunakan MP3

Layaknya manusia jika sering mendengar suara dengan rutin lama – lama bisa menempel di kepala. Ini juga berlaku terhadap beo, kamu bisa memberikan beo untuk mendengarkan suara dari beo yang lainnya yang sudah bisa berbicara. Jangan lupa untuk melakukannya setiap hari, sehingga dia bisa terus mendengar suara tersebut secara terus menerus. Lam a kelamaan apa yang terus dengar tersebut bisa menempel di dalam ingatannya. Karena burung ini sudah cerdas jadi bukan hal yang mutsahil untuk melakukan hal yang seperti ini, untuk dapat membantu beo bisa berbicara.

2.Mencari Waktu yang Tepat

Mencari Waktu yang Tepat

Pencarian dan pemilihan waktu juga menjadi faktor pendukung dalam melatih beo untuk bisa berbicara. Layaknya manusia pastinya memiliki waktu belajar yang efektif untuk bisa menyerap ilmu – ilmu, ini pun berlaku pada burung beo. Terdapat pilihan waktu yang tepat untuk dilakukan dalam melatih burung beo, yaitu ketika pagi – pagi tapi sebelum jam 11. Jadi suasana pagi yang masih segar bisa memberikan beo kondisi yang baik dan bersemangat. Untuk sore harinya, kamu bisa melakukannya di jam tiga sore sampai jam lima sore.

Saat sedang melakukan pelatihan kepada beo, cobalah untuk sambil memberikannya pakan atau buah dari sangkarnya. Setelah itu kamu putar rekaman dari suara beo yang sudah handal berbicara. Kamu dapat menggunakan handphone atau mp3, yang penting suara yang dihasilkan bisa jelas tidak usah terlalu kencang. Terpenting bisa terdengar jelas oleh Beo.

3.Atur Jadwal Latihan

Atur Jadwal Latihan

Agar latihan yang berlangsung bisa teratur, tentunya kamu harus mempunyai jadwal latihan. Kamu bisa mengatur jadwal latihan kamu dengan Beo. Saat latihan di pagi hari kamu bisa memberikan waktu dari jam 8 pagi sampai setengah 8 atau jam 9 pagi. Lakukan ini dengan rutin juga disiplin, sehingga beo bisa cepat menerima apa yang dia dengar.

Selain itu lebih baik kamu mengajar beo tersebut dari dia masih anak – anak. Tapi tetap harus dilakukan secara rutin, karena anak beo bisa merekam suara tersebut kurang dari satu minggu.

Sekian cara – cara untuk melatih beo supaya bisa cepat berbicara dan meniruak suara manusia.

Burung Yang Tidak Bisa Terbang, Emang Ada?

Burung Yang Tidak Bisa Terbang, Emang Ada?

Yang namanya burung harusnya bisa terbang karena mereka diberkahi dengan sayap, setidaknya itulah yang kebanyakan dari kita pikirkan.

Namun, ternyata ada beberapa burung yang tidak bisa terbang loh. Padahal mereka juga memiliki sayap.

Burung Yang Tidak Bisa Terbang

Burung Yang Tidak Bisa Terbang

Walaupun tidak bisa terbang, mereka diberkahi dengan kemampuan lain, seperti bisa berenang atau berlari dengan cepat.

Nah, di bawah ini merupakan burung-burung yang ditakdirkan untuk terus hidup di darat.

1.Penguin

pinguin

Penguin merupakan burung yang tidak terbang namun populer. Mereka bisa berenang dan menyelam sebagai ganti ketidakmampuan mereka untuk terbang.

Kebanyakan dari mereka hidup di area yang dingin seperti antartika. Setidaknya ada 18 spesies penuin yang hidup di dunia.

2.Bebek Steamer

Bebek Steamer

Ada 4 jenis Bebek stemer di dunia ini dan 3 diantaranya tidak bisa terbang. Jenis yang bisa terbang adalah Tachyeres patachonicus, bahkan tidak bisa terbang dalam waktu lama karena terlalu berat. Mereka bahkan kesusahan untuk berdiri.

3.Burung Onta

Burung Onta

Burung onta tidak bisa terbang namun bisa berlari dengan cepat, burung onta sangat besar hingga dinamakan raja dari segala burung.

Bahkan telurnya juga berukuran raksasa dan tidak bisa dibandingkan dengan yang lainnya. Pada beberapa negara, burung onta dibuat sebagai hewan perlombaan.

Jika dalam kartun-kartun, mereka suka digambarkan menyembunyikan kepalanya di tanah.

4.Kiwi

Kiwi

Ada 5 jenis burung kiwi yang hidup dan taka da satupun dari mereka yang bisa terbang. Burung ini terbilang sebagai burung yang aneh karena memiliki bulu rahasia.

5.Weka

Weka

Burung ini ditemukan di Selandia Baru dan mirip dengan Kiwi. Walaupun tak bisa terbang, tetap berhati-hati karena mereka dikenal sebagai pencuri ulung dan sering mencuri barang-barang para camper. Namun sayang jumlah populasinya semakin menurun.

6.Kakapo

Kakapo

Dikenal sebagai burung beo hantu karena wajahnya yang sedikit menyerupai burung hantu. Kakapo merupakan penghuni asli Selandia Baru dan merupakan burung nocturnal alias aktif di malam hari. Mereka bisa tumbuh hingga setinggi 60 cm.

7.Takahe

Takahe

Juga datang dari Selandia Baru. Takahe dikenal sebagai burung yang ulung bermain petak umpet karena pintar bersembunyi. Burung ini sempat dikira punah, namun ternyata muncul lagi beberapa tahun kemudian.

8.Kasuari

kasuari

Burung yang tinggal di area Utara Australia serta Papua Nugini hingga Maluku ini berukuran besar dan bisa disandingkan dengan burung onta.

Kamu tidak akan mau bermasalah dengannaya. Masalah berat badan, kasuari termasuk ke dalam burung kelas berat dan bisa diadu dengan burung onta.

9.Burung Kakatua

Burung Kakatua

Burung kakatua juga ternyata merupakan salah satu burung yang tidak bisa terbang. Meski begiu, burung satu ini memiliki kelebihan yang lain.

Burung yang memiliki ciri khas berwarna putih dengan jambul berwarna kuning ini bisa menirukan suara jika dilatih.

10.Burung Rhea

burung rhea

Burung Rhea merupakan burung yang berasal dari Amerika Selatan. Burung ini juga termasuk ke dalam salah satu burung yang tak bisa terbang.

Namun, burung Rhea memiliki keistimewaan, yaitu tubuhnya berukuran besar, memiliki leher yang panjang, serta kaki yang panjang.

11.Burung Emu

burung emu

Burung emu merupakan burung paling besar yang ada di Australia. Burung ini juga merupakan burung tertinggi kedua di dunia, lo.

Emu adalah burung yang memiliki leher dan kaki yang panjang. Jenis burung ini lebih banyak memakan serangga dan juga tanaman.

Itulah beberapa jenis burung yang ternyata tidak bisa terbang. Semoga artikel ini bermanfaat.

Jenis-Jenis Burung Puyuh Yang Harus Kalian Tahu

Burung puyuh merupakan burung yang termasuk ke dalam keluarga phasianidae. Ukurannya yang mungil membuat burung ini sangat mirip dengan anak ayam.

Burung puyuh masih termasuk ke kategori unggas daratan karena memiliki nama burung namun tak bisa terbang.

Santapan utama burung puyuh adalah biji-bijian serta pemakan serangga-serangga yang lebih kecil dari dimensi badannya.

Burung puyuh juga kerap bersarang di daratan serta kerap kelompoknya terdiri dari sebagian jumlah saja.

Jenis-Jenis Burung Puyuh

Burung puyuh petelur merupakan salah satu komoditi utana untuk usaha karena memang sangat menguntungkan dan banyak dicari.

Untuk membuat santapan burung puyuh petelur kita wajib untuk bisa menghitung secara rinci isi tenaga yang diperlukan untuk burung, yaitu 2.800 Kkal dengan protein sebesar 22%.

Ada pula keuntungan membuat makanan untuk burung puyuh sendiri dapat lebih mengirit waktu dan memangkas pengeluaran untuk membeli pakan sampai dengan 50%.

Burung puyuh petelur juga sangat memerlukan nutrisi lebih apalagi jika mereka dituntut untuk memproduksi banyak telur.

Mengingat ada banyak sekali burung puyuh yang bisa dijadikan bisnis, kalian juga harus tahu tipe burung puyuh apa saja yang bisa diternak dan yang hanya hiasan saja.

1.Burung Puyuh Gonggong

Tipe burung ini memiliki karakteristik khas yang tak dimiliki oleh burung lain. Yaitu suaranya yang mirip dengan suara gong.

Sebenarnta, itu hanya pengandaian saja. dimana memang suara burung puyuh dikategorikan memiliki suara dengan nada keras namun tak semacam gong pada biasanya.

Ada juga identitas burung puyuh gonggong yaitu memiliki corak bulu yang unik serta bercorak dengan corak kombinasi gelap dan coklat merah serta abu-abu.

Kalian bisa dengan mudah menemui burung gonggong tersebut karena identitas tubuhnya yang sangat mudah dikenali.

2.Burung Puyuh Batu

Puyuh batu merupakan salah satu tipe burung yang sering terlihat di dataran serta terbang kesana kemari.

Identitasnya adalah memiliki dimensi badan yang minimalis yang hanya berkisar 15 centimeter saha untuk badannya bercorak gelap pekat namun memiliki ciri putih pada bagian lehernya.

3.Burung Puyuh Albino

Tipe burung puyuh berikutnya adalah burung puyuh albino yang dikatakan memiliki kelainan genetika sementara itu memang terdapat salah satu gen resesif puyuh yang memang albino.

Mayoritas burung puyuh albino memiliki banyak kekurangan salah satunya pemikirannya yang kerap rabun dan sering mati karena daya tahan tubuhnya kurang baik. Kelebihan burung ini adalah ia bisa menciptakan banyak telur dibanding burung puyuh yang lainnya.

4.Burung Puyuh Rimba Sumatra

Burung puyuh Rimba Sumatera merupakan salah satu burung yang tercantuk ke dalam burung hias, karakteristik burung ini adalah bisa menghasilkan suara yang khas di pagi hari.

Sama dengan namanya, burung ini pertama kali ditemui di wilayah hutan datar tepatnya di daerah Sumatera.

Burung ini sering mencari makan serta hidup berkelompok dimana setiap kelompoknya dapat menggapai 2 – 5 burung.

5.Burung Puyuh Mahkota

Tipe ini disebut mahkota karena memiliki semacam jengger di atas kepalanya yang mirip dengan mahkota.

Orang lain juga sering menyebutnya bagaikan jambul mahkota sehingga sesuai dengan istilahnya. Warna jambulnya dominan ungu dan kemerahan.

Puyuh mahkota termasuk ke dalam burung puyuh hias karena kurang sesuai jika dijadikan sebagai penghasil telur.

Itulah 5 jenis burung puyuh yang bisa kalian gunakan sebagai petelur maupun sebagai burung hias. Semoga artikel ini bermanfaat.

Cara Melatih Burung Bertengger di Atas Jari

Melatih burung untuk bertengger bisa menjadi langkah dasar yang penting untuk para pemilik burung. Kegiatan ini dapat menghilangkan rasa takut burung dan membangun kepercayaan antara burung dan pemiliknya.

Melatih burung juga membantu membangun kewibawaan Anda dan mencegah burung agar tidak menjadi defensif.

Walaupun langkahh ini cukup mudah, namun keberhasilannya juga akan bergantung pada sifat burung dan kesabaran kalian.

Dengan kesabaran dan sentuhan lembut, burung kesturi, parkit, dan burung lainnya dapat diajarkan untuk bertengger di atas jari atau tangan.

Cara Melatih Burung Peliharaan

1.Biasakan burung dengan tangan Anda.

Masukkan tangan pelan-pelan ke dalam kandang (tetapi tidak terlalu dekat), hingga burung merasa nyaman.

Burung yang pemalu atau gugup memerlukan beberapa sesi hingga merasa nyaman dengan tangan Anda. Lakukan terus-menerus dan pastikan selalu untuk bergerak perlahan agar burung tidak terkejut.

Berdirilah di atas level mata burung untuk membangun dominasi. Berdiri terlalu tinggi dapat membuat burung takut dan berjongkok terlalu rendah akan menunjukkan ketundukan Anda.

2.Sodorkan tangan Anda ke arah burung.

Pastikan untuk menggerakkan tangan perlahan dan jagalah agar tangan Anda tetap stabil dan percaya diri.

Burung akan gugup jika orang yang menanganinya gugup dan akan enggan atau takut untuk bertengger di atas jari jika tangan Anda bergetar atau Anda menjatuhkan burung selama sesi-sesi awal ini.

3.Dorong jari ke bagian bawah dada burung dengan pelan dan perlahan, tepat di atas kakinya.

Tekan pelan-pelan sehingga burung sedikit kehilangan keseimbangan. Burung harus mengangkat kakinya ketika merasa kehilangan keseimbangan. Ketika ini terjadi, letakkan jari di bawah kaki dan angkat pelan-pelan–burung akan bertengger di atas jari atau tangan.

Jika burung gugup atau menggigit, Anda harus memulai latihan dengan sebatang kayu hingga ia menjadi lebih nyaman.

Seekor burung dapat menggunakan paruhnya untuk menstabilkan diri atau bahkan menggigit jari atau tangan Anda.

Jika hal ini terjadi, jangan meninggalkan burung atau menunjukkan rasa takut, karena burung akan ketakutan atau menganggap hal ini sebagai tanda ketundukan.

4.Bujuklah burung untuk ” bertengger”.

Gunakan nama burung ketika Anda berkata “bertengger” dan berikan pujian sering-sering. Banyak burung, terutama jika masih kecil, akan bertengger di atas jari Anda dengan sedikit dorongan, karena jari menyerupai tenggeran.

Ketika burung bertengger, pujilah dan berikan makanan khusus yang disiapkan sebelumnya. Meskipun burung hanya mengangkat satu kakinya di atas tangan, Anda harus memujinya dan memberi imbalan.

Dengan pengulangan dan dorongan, burung akan belajar untuk menghubungkan perintah “bertengger” dengan tenggeran di atas tangan atau lengan.

5.Ulangi latihan dengan tangan lain.

Dengan mengikuti langkah-langkah yang sama, biasakan burung dengan tangan lain yang lebih lemah. Burung yang merupakan hewan dengan kebiasaan dapat menolak untuk bertengger di atas tangan yang berlawanan kecuali Anda berusaha untuk melatihnya selama tahap awal ini.

Ketika burung semakin nyaman, Anda bisa mulai mengeluarkannya dari kandang sebelum mengulangi pelatihan bertengger.

6.Latih terus burung.

Jika burung pemalu atau gugup dan menolak untuk bertengger di atas jari atau tangan, gunakan sebatang kayu.

Ketika burung bertengger di atas kayu, beralihlah ke teknik “berjenjang”. Tempatkan jari Anda di samping dan sedikit lebih tinggi dari burung yang bertengger dan bujuklah agar beralih ke tenggeran baru.

Sertakan tiap langkah dengan perintah “bertengger” dan berikan pujian sering-sering ketika burung mengikuti perintah Anda.

Perintahkan burung agar terus bergerak dari batang kayu ke jari dan dari jari ke batang kayu hingga sesi latihan berakhir.

7.Lakukan terus-menerus, tetapi dengan sabar.

Burung memiliki temperamen yang unik dan bisa malu atau gugup, dengan demikian penting untuk melatih kesabaran ketika melatih burung setiap hari.

Buatlah rutinitas sesi latihan. Burung akan belajar untuk menunggu sesi latihan bersama-sama.

Berikan imbalan dengan pujian dan makanan meskipun kemajuannya hanya sedikit. Dorongan adalah cara terbaik agar burung merasa nyaman dan ajarkan burung agar mengikuti perintah Anda.