MENGETAHUI PENYEBAB BURUNG YANG MATI SECARA TIBA – TIBA, SIMAK ULASAN INI

MENGETAHUI PENYEBAB BURUNG YANG MATI SECARA TIBA – TIBA, SIMAK ULASAN INI

Sedih sekali rasanya burung peliharaan yang mati secara mendadak atau tiba – tiba. Merasa sudah dengan baik dan benar dala merawatnya, tapi nyatanya burung peliharaan harus tiba – tiba pergi meninggalkan pemiliknya. Padahal kamu mungkin sudah melupakan atau melewatkan step dimana kamu harus memperlakukan burung tersebut. Tragedi seperti burung peliharaan yang mati secara tiba – tiba ini biasanya masih sehat dan ceria, tapi ketika kamu kembali lagi untuk membersihka kandangnya atau akan memberikannya pakan. Tiba – tiba saja burung tersebut sudah lemas dan terkapar di kandangnya. Ternyata burung tersebut sudah mati, tanpa adanya alasan dan tanda – tanda yang jelas yang bisa kamu ketahui.

Memang terdapat berbagai kemungkinan yang muncul, bila burung peliharaan yang mati secara mendadak. Meskipun tidak bis dipastikan secara benar bahwa burung tersebut memang mati karena hal tersebut. Tetapi ada penyebab – penyebab yang mengakibatkan burung peliharaan bisa mati secara tiba – tiba. Untuk kamu para pemula yang masih awam dengan memelihara burung peliharaan, kamu harus banget menyimak ulasan berikut ini. Ulasan tentang penyebab dari burung peliharaan yang mati secara tiba – tiba, karena kamu tidak menginginkan hal ini terjadi bukan. Kamu pasti ingin memiliki buurng yang bisa berumur panjang dan menemani hari – hari kamu. Karena penyebabnya ini bisa datang dari pemilik burung tersebut, kira – kira apa saja penyebab kematian dari burung yang mendadak tersebut? Ini dia.

1.Burung Terlalu Lama Terkena Sinar Matahari

Burung Terlalu Lama Terkena Sinar Matahari

Meskipun memang sinar matahari adalah hal yang baik untuk burung. Sebetulnya tidak hanya untuk burung, untuk manusia pun menjadi hal yang baik bila terkena sinar matahari. Hanya saja bila terlalu lama dan bukan pada jam yang tepat, bukannya memberikan kesehatan tetapi malah menjadi bencana juga dampak kepada burung tersebut. Bila kamu ingin menjemurnya, lakukanlah di pagi hari sekitar jam 9 pagi kebawah. Karena saat jam segitu, matahari yang dihasilkan belum terlalu panas sehingga baik untuk burung.

Bila kamu merasa kesiangan ketika akan menjemurnya, lebih kamu tidak usah menjemurnya diluar. Karena sinar matahari yang mulai panas itu tidak akan baik untuk burung. Bila hal ini terjadi burung bisa heat stress serta heat stroke yang dimana mengakibatkan kematian.

2.Pakan Burung yang Berjamur

Pakan Burung yang Berjamur

Perhatikan juga pakan burung yang akan diberikan, jangan sampai makan tersebut ternyata sudah berjamur. Karena makanan adalah sesuatu yang masuk langsung ke dalam tubuh, jadi harus higienis. Bila makanan tersebut sudah kotor, apalagi sudah ada jamur di dalamnya lebih baik kamu jangan memberikannya kamu buang dan membeli yang baru saja. Karena ini dapat mengakibatkan burung mati dengan cara yang tiba – tiba.

Kalau kamu ingin memberikan pakan sayuran, kamu dapat mencuci sayuran tersebut terlebih dahulu. Dan bila ingin memberikan jangkrik, sebaiknya jangkrik tersebut yang masih hidup. Jangan memaksakan memberikan makanan yang sudah lama dan berjamur.

3.Burung Keracunan

Burung Keracunan

Burung juga bisa keracunan tidak hanya manusia saja. Racun yang bisa diterima oleh burung itu bisa datang dari berbagai hal, seperti serangga, tanaman, serta bahan kimia yang lainnya. Ketika lingkungan kamu sedang melakukan pembangunan, lalu sedang melalukan pengecatan dan aroma dari cat tersebut yang berbahan kimia bisa terhirup oleh hidup burung. Sehingga bisa berujung keracunan, jadi kamu harus hati – hati dan lebih aware dengan lingkungan dari burung yang sedang kamu pelihara tersebut.

Atau mungkin burung kamu yang makan sembarangan dalam kandang, itu juga bisa menjadi potensi burung terkena racun dari makanan yang kotor.

Itulah beberapa penyebab yang bisa mengakibatkan burung mati mendadak.

TANDA – TANDA BURUNG HANTU TERSERANG PENYAKIT WASPADAI BILA INI TERJADI

TANDA – TANDA BURUNG HANTU TERSERANG PENYAKIT WASPADAI BILA INI TERJADI

Burung hantu adalah jenis burung yang biasanya diidentikan dengan kegelapan, misteri dan hal – hal yang berbau mistis. Orang – orang banyak yang memiliki spekulasi seperti ini karena nama dari burung ini ini adalah burung hantu. Padahal pada kenyataannya tidak seperti itu, burung hantu ini diberi nama demikian karena kehebatannya ketika terbang di malam hari tanpa mengeluarkan suara. Selain itu kehadirannya yang sering tiba – tiba ada ini membuat orang menjadi kaget ketika melihatnya, ditambah lagi sorotan matanya yang memang tajam. Sehingga orang banyak membuat mitos – mitos aneh tentang burung satu ini. Tidak sedikit mitos yang beredar di masyarakat, yang sudah diturun temurunkan dari orang tuanya terdahulu.

Padahal populasi dari burung hantu sendiri yang berada di tanah air, sudah sangat berkurang. Ini disebabkan, mengurangmya tempat hidup untuk burung hantu. Serta sering terjadinya perburuan dan perdagangan dari burung hantu ini, yang kian hari menjadi berkurang. Burung berjenis karnivora ini, sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Menjadikannya populasi dari burung hantu yang berada di alam liar ini menjadi menipis. Hewan ini tinggal di semak belukar, sawah, padang rumput, dan beberapa tempat lainnya. Jadi untuk kamu yang memang memelihara hewan unik satu ini, sebaiknya kamu tempatkan hewan ini ditempat yang serupa dengan habitat aslinya. Agar bisa merasa nyaman dan tidak merasa dikurung, selain itu kamu pun harus mengetahui tentang tanda – tanda burung hantu yang terserang penyakit. Simak tanda – tanda berikut ini.

1.Matanya Menutup Ketika Siang dan Malam Hari

burung hantu

Burung yang memiliki tatapan tajam ini dan juga mempunyya diameter bola mata yang besar ini, menjadikannya sebagai ciri khas dari burung hantu. Sehingga kamu harus waspada ketika dia tidak membuka matanya ketika siang atau pun malam hari. Bila burung ini sehat seperti pada biasanya, seharusnya dia dapat membuka matanya dengan tatapan yang tajam. Ketika matanya menutup yang kamu harus lakukan itu, coba untuk memberinya makan jangkrik tetapi jangkrik itu dikasih minyak ikan yang bagus.

Memberinya dengan waktu yang rutin dan teratur, maka diperkirakan akan memberikan rasa normal kembali kepada mata burung hantu. Sehingga matanya dapat kembali terbuka dan memberikan tatapan yang tajam seperti semula.

2.Kepala Menunduk dan Enggan Berdiri

burung hantu

Tanda yang diterima oleh burung hantu yang seperti ini, harus segera ditangani dengat sigap. Karena resiko yang diberikan bila lambat tanggap adalah kematian. Memang tanda – tanda yang datang ini secara tiba – tiba, membuat kamu merasa aneh. Segera kamu periksa paruhnya dan bila pucat juga ada lendirnya itu menandakan bahwa burung haru sedang terkena virus. Bisanya ini disebabkan karena lingkungan dari kandang yang tidak bersih atau sering diberikan makan jangkrik.

Kamu dapat memberikan burung hantu obat anti saraf, yang bisa kamu beli dikhusus hewan. Selain itu gunakan sesuai dengan anjuran yang sudah tertera, lalu terus perhatikan dikhawatirkan terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

3.Badan Burung Hantu yang Mengigil

burung hantu

Tidak hanya manusia yang ketika merasa sedang tidak enak badan atau sakit badannya mengigil. Burung hantu pun seperti itu, bila ini terjadi berarti dia sedang merasa kurang sehat dengan kondisinya. Kamu dapat memberikannya waktu untuk beristirahat,  selain itu berikan suhu yang hangat untuk burung tersebut. Lalu ketika jam 6 atau 7 pagi, berikan sinar matahari kepadanya.

Itulah tanda – tanda yang menyerang burung hantu ketika sedang sakit.

INI KABAR DARI CUCAK RAWA SERTA 4 JENIS BURUNG YANG SUDAH TIDAK TERDAFTAR KE DALAM HEWAN YANG DILINDUNGI

Adanya kabar dimana beberapa jenis burung yang sudah termasuk ke dalam daftar hewan yang dilindungi ini, menua beberapa kontroversi. Ini dinyatakan secara langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Resmi, dengan menariknya lima jenis burung yang sudah tidak menjadi bagian hewan yang dilindungi.

Sudah ada di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 92/2018, ini adalah perubahan dari Permen LHK No. 20/2018. Yang dikeluarkan dari daftar hewan yang dilindung itu ada lima jenis burung, yaitu anis bentet kecil, cucak rawa, jalak suren, murai batu atau biasa disebut dengan kucica, dan yang terakhir adalah anis bentet sangihe.

Dikeluarkannya berita ini tentu memicu kontroversi dari para pecinta burung. Sehingga para pencinta burung kicau  juga penangkar bahwa dari tiga jenis burung seperti jalak suren, cucak rawa, dan murai batu akan yang merupakan jenis burung kicau itu. Akan diperjuangkan oleh mereka, agar kehidupan mereka masih terus terjamin dan masih bisa bertahan hidup dengan baik. Untuk kedua jenis sisanya, yaitu anis bentet kecil serta anis bentet sanghie mereka merupaka burung yang hanya bisa ditemui di beberapa daerah tertentu saja. Karena mereka merupaka burung  endemik, jadi jangan sampai jenis burung seperti mereka punah.

Untuk sebagian orang dikeluarkannya kebijakan seperti ini menciptakan perasaan yang khawatir dan juga ada yang merasakan lega. Adanya masalah seperti ini membuat Ketua Umum Pelestari Burung Indonesia (PBI) yaitu Bagya Rahmadi yang menuturkan bahwa, “Ketiga jenis burung itu sudah berhasil ditangkarkan oleh para penangkar, sehingga tidak terancam punah. Memang, di habitat alam menurut penelitian LIPI habitat tersebut sudah menipis,” *.

Karena tiga jenis burung kicau yang sudah disebutkan tersebut akan diikut sertakan dalam lomba – lomba. Yang dimana ini bisa menjadi ajang yang banyak memberikan dampak positif, tidak hanya untuk burung atau yang merawatnya, tetapi untuk bangsa Indonesia sendiri juga. Peran penting yang dijalankan oleh para penangkar juga para pecinta burung kicau itu, bisa sangat membantu untuk membudidayakan populasi dari burung kicau. Yang dimana jumlah dari mereka yang sekarang ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Perlombaan burung kicau yang akan berlangsung tersebut, memiliki beberapa syarat yang harus dipatuhi. Burung kicau yang akan ikut lomba itu harus yang berasal dari penangkaran. Jadi untuk burung kicau yang ditangkap di hutan atau pengepul tidak bisa mengikuti perlombaan dari burung kicau ini.

“Hal itu dibuktikan dengan adanya ring atau close ring di kakinya,” * tambah Bagya.

Memberikan kemudahan saat perlombaan nanti dengan ring khusus yang sudah disediakan oleh penangkar PBI. Ring tersebut sudah diberikan tanda pengenal yaitu terdapat tulisan PBI juga nomor serinya. Kemudahannya itu untuk memberikan tanda kepada burung dari penangkaran juga mempermudah dalam mendata burung.

Tidak hanya ketiga jenis burung kicau itu saja yang dilindungi oleh penangkar PBI, tetapi branjangan, anis kembang, kucica kampung juga mendapatkan perhatian  dari PBI dengan membudidayakannya juga.

“Harapan PBI setelah ada penelitian dari LIPI pemerintah mestinya tidak hanya membuat regulasi melarang atau memasukkan dalam jenis burung yang dilindungi, namun juga berupaya bagaimana menjaga dan mengembangbiakkan satwa tersebut di hutan,” * ucap Bagya.

Semoga burung – burung tersebut bisa terus dibudidaya dengan baik dan benar sehingga terjaga populasinya.


MELATIH BURUNG BEO SUPAYA BISA BERBICARA? INI DIA CARA – CARANYA

MELATIH BURUNG BEO SUPAYA BISA BERBICARA? INI DIA CARA – CARANYA

Kecerdasan yang dimiliki oleh burung jenis beo ini, banyak digemari oleh para pecinta burung. Kecerdasan yang dimilikinya itu adalah, dia yang bisa menirukan suara manusia. Membuatnya menjadi burung yang sangat menghibur dan menyenangkan untuk pemiliknya dan orang yang mendengarnya saat sedang berbicara. Kebanyakan burung beo memang bisa berbicara menirukan suara manusia, tetapi tidak semua burung beo mau untuk melakukan itu. Jadi, kamu harus dapat melatihnya dengan baik supaya dia mau melakukan itu. tentunya terdapat cara – cara khusus yang bisa dilakukan supaya Beo mau berbicara. Namanya juga melatihan hewan, perlu kesabaran dan ketulusan saat sedang melatihnya.

Sesudah kesabaran dan ketulusan yang kamu korbankan untuk bisa melatih burung beo peliharaan kamu , maka kamu bisa mendapatkan hasilnya yaitu Beo kamu bisa berbicara. Beo dapat merekam beberapa kata yang diucapkan oleh manusia. Tetapi suaranya tidak akan sejelas dan sejernih seperti suara yang mempraktekannya. Karena suaranya yang serak itu membuat kejelasan dalam mengucapkannya menjadi agak kurang bisa terdengar dengan baik. Tapi bukan suatu hal yang besar, karena dia bisa mengucapkan kembali apa yang sudah dicontohkan saja sudah menjadi hiburan untuk diri sendiri. Karena masih pemula dalam memelihara burung, ini dia cara – cara agar burung beo dapat berbicara dengan cepat.

1.Melatih Beo Dengan Menggunakan MP3

Melatih Beo Dengan Menggunakan MP3

Layaknya manusia jika sering mendengar suara dengan rutin lama – lama bisa menempel di kepala. Ini juga berlaku terhadap beo, kamu bisa memberikan beo untuk mendengarkan suara dari beo yang lainnya yang sudah bisa berbicara. Jangan lupa untuk melakukannya setiap hari, sehingga dia bisa terus mendengar suara tersebut secara terus menerus. Lam a kelamaan apa yang terus dengar tersebut bisa menempel di dalam ingatannya. Karena burung ini sudah cerdas jadi bukan hal yang mutsahil untuk melakukan hal yang seperti ini, untuk dapat membantu beo bisa berbicara.

2.Mencari Waktu yang Tepat

Mencari Waktu yang Tepat

Pencarian dan pemilihan waktu juga menjadi faktor pendukung dalam melatih beo untuk bisa berbicara. Layaknya manusia pastinya memiliki waktu belajar yang efektif untuk bisa menyerap ilmu – ilmu, ini pun berlaku pada burung beo. Terdapat pilihan waktu yang tepat untuk dilakukan dalam melatih burung beo, yaitu ketika pagi – pagi tapi sebelum jam 11. Jadi suasana pagi yang masih segar bisa memberikan beo kondisi yang baik dan bersemangat. Untuk sore harinya, kamu bisa melakukannya di jam tiga sore sampai jam lima sore.

Saat sedang melakukan pelatihan kepada beo, cobalah untuk sambil memberikannya pakan atau buah dari sangkarnya. Setelah itu kamu putar rekaman dari suara beo yang sudah handal berbicara. Kamu dapat menggunakan handphone atau mp3, yang penting suara yang dihasilkan bisa jelas tidak usah terlalu kencang. Terpenting bisa terdengar jelas oleh Beo.

3.Atur Jadwal Latihan

Atur Jadwal Latihan

Agar latihan yang berlangsung bisa teratur, tentunya kamu harus mempunyai jadwal latihan. Kamu bisa mengatur jadwal latihan kamu dengan Beo. Saat latihan di pagi hari kamu bisa memberikan waktu dari jam 8 pagi sampai setengah 8 atau jam 9 pagi. Lakukan ini dengan rutin juga disiplin, sehingga beo bisa cepat menerima apa yang dia dengar.

Selain itu lebih baik kamu mengajar beo tersebut dari dia masih anak – anak. Tapi tetap harus dilakukan secara rutin, karena anak beo bisa merekam suara tersebut kurang dari satu minggu.

Sekian cara – cara untuk melatih beo supaya bisa cepat berbicara dan meniruak suara manusia.

Burung Yang Tidak Bisa Terbang, Emang Ada?

Burung Yang Tidak Bisa Terbang, Emang Ada?

Yang namanya burung harusnya bisa terbang karena mereka diberkahi dengan sayap, setidaknya itulah yang kebanyakan dari kita pikirkan.

Namun, ternyata ada beberapa burung yang tidak bisa terbang loh. Padahal mereka juga memiliki sayap.

Burung Yang Tidak Bisa Terbang

Burung Yang Tidak Bisa Terbang

Walaupun tidak bisa terbang, mereka diberkahi dengan kemampuan lain, seperti bisa berenang atau berlari dengan cepat.

Nah, di bawah ini merupakan burung-burung yang ditakdirkan untuk terus hidup di darat.

1.Penguin

pinguin

Penguin merupakan burung yang tidak terbang namun populer. Mereka bisa berenang dan menyelam sebagai ganti ketidakmampuan mereka untuk terbang.

Kebanyakan dari mereka hidup di area yang dingin seperti antartika. Setidaknya ada 18 spesies penuin yang hidup di dunia.

2.Bebek Steamer

Bebek Steamer

Ada 4 jenis Bebek stemer di dunia ini dan 3 diantaranya tidak bisa terbang. Jenis yang bisa terbang adalah Tachyeres patachonicus, bahkan tidak bisa terbang dalam waktu lama karena terlalu berat. Mereka bahkan kesusahan untuk berdiri.

3.Burung Onta

Burung Onta

Burung onta tidak bisa terbang namun bisa berlari dengan cepat, burung onta sangat besar hingga dinamakan raja dari segala burung.

Bahkan telurnya juga berukuran raksasa dan tidak bisa dibandingkan dengan yang lainnya. Pada beberapa negara, burung onta dibuat sebagai hewan perlombaan.

Jika dalam kartun-kartun, mereka suka digambarkan menyembunyikan kepalanya di tanah.

4.Kiwi

Kiwi

Ada 5 jenis burung kiwi yang hidup dan taka da satupun dari mereka yang bisa terbang. Burung ini terbilang sebagai burung yang aneh karena memiliki bulu rahasia.

5.Weka

Weka

Burung ini ditemukan di Selandia Baru dan mirip dengan Kiwi. Walaupun tak bisa terbang, tetap berhati-hati karena mereka dikenal sebagai pencuri ulung dan sering mencuri barang-barang para camper. Namun sayang jumlah populasinya semakin menurun.

6.Kakapo

Kakapo

Dikenal sebagai burung beo hantu karena wajahnya yang sedikit menyerupai burung hantu. Kakapo merupakan penghuni asli Selandia Baru dan merupakan burung nocturnal alias aktif di malam hari. Mereka bisa tumbuh hingga setinggi 60 cm.

7.Takahe

Takahe

Juga datang dari Selandia Baru. Takahe dikenal sebagai burung yang ulung bermain petak umpet karena pintar bersembunyi. Burung ini sempat dikira punah, namun ternyata muncul lagi beberapa tahun kemudian.

8.Kasuari

kasuari

Burung yang tinggal di area Utara Australia serta Papua Nugini hingga Maluku ini berukuran besar dan bisa disandingkan dengan burung onta.

Kamu tidak akan mau bermasalah dengannaya. Masalah berat badan, kasuari termasuk ke dalam burung kelas berat dan bisa diadu dengan burung onta.

9.Burung Kakatua

Burung Kakatua

Burung kakatua juga ternyata merupakan salah satu burung yang tidak bisa terbang. Meski begiu, burung satu ini memiliki kelebihan yang lain.

Burung yang memiliki ciri khas berwarna putih dengan jambul berwarna kuning ini bisa menirukan suara jika dilatih.

10.Burung Rhea

burung rhea

Burung Rhea merupakan burung yang berasal dari Amerika Selatan. Burung ini juga termasuk ke dalam salah satu burung yang tak bisa terbang.

Namun, burung Rhea memiliki keistimewaan, yaitu tubuhnya berukuran besar, memiliki leher yang panjang, serta kaki yang panjang.

11.Burung Emu

burung emu

Burung emu merupakan burung paling besar yang ada di Australia. Burung ini juga merupakan burung tertinggi kedua di dunia, lo.

Emu adalah burung yang memiliki leher dan kaki yang panjang. Jenis burung ini lebih banyak memakan serangga dan juga tanaman.

Itulah beberapa jenis burung yang ternyata tidak bisa terbang. Semoga artikel ini bermanfaat.