Fakta Penguin yang Bisa Bikin Kita Kaget!

Apa yang kamu ketahui tentang penguin selain ia adalah burung tidak bisa terbang dan hidup di tempat yang dingin? Mungkin sebagian dari kamu belum mengetahui banyak mengenai hewan lucu satu ini.

Nah, kali ini kami akan menunjukkan kepada kalian ada apa saja fakta unik tentang penguin yang bisa membuat kita semakin tertarik dengan burung tidak bisa terbang ini.

Fakta Penguin

1.Bisa Mencapai Tinggi 1,2 meter

Jika kamu berpikir kalau penguin adalah hewan lucu kecil dan tidak bisa tumbuh besar, maka mungkin kamu belum pernah melihat Penguin Kaisar. Ini adalah jenis penguin yang bisa mencapai tinggi sampai 122 cm dan dengan berat antara 22-45 kg.

Hewan endemik Antartika kutub selatan ini diyakini pada masa prasejarah bisa memiliki ukuran yang lebih besar. Ini dibuktikan dengan fosil yang pernah ditemukan, di mana tingginya bisa mencapai tinggi orang dewasa.

  1. Pola Bulu Membuatnya Bisa Berkamuflase

Jika kamu perhatikan Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya , penguin memiliki warna hitam di bagian punggungnya dan berwarna putih di bagian perut. Ternyata pola ini membantu mereka untuk berkamuflase di air, loh.

Ketika mereka berenang, bagian hitamnya akan menyatu dengan gelapnya lautan, sedangkan untuk bagian putihnya akan menyamakan dengan terangnya permukaan laut kalau dilihat dari area kedalaman.

Dengan demikian, penguin bisa menjadi terhindar dari predator yang menyiksa mereka, seperti anjing laut, singa laut, paus, juga hiu. Ini juga bisa membuat mereka lebih mudah dalam menangkap mangsa mereka.

  1. Tidak Takut Manusia

Kalau kamu berpikir penguin akan takut melihat kamu karena penguin jarang melihat manusia di Antartika, nyatanya ternyata mereka melihat kamu bukan sebagai ancaman. Jangan terkejut, karena mereka merasa di daratan tidak ada predator yang mengancam.

Predator yang mengancam mereka biasanya ada di dalam laut, jadi mereka santai melihat manusia yang di daratan, bahkan kadang ada yang penasaran.

  1. Semakin Gembul Semakin Laku!

Penguin adalah hewan unik yang di mana yang mengerami telur bukanlah si betina, melainkan pihak jantan. Oleh karena itu para betina lebih menyukai pejantan dengan tubuh lebih berisi, karena semakin gembul, semakin banyak cadangan lemak di dalam tubuhnya.

Betina akan pergi selama berminggi-minggu untuk mencari makanan, jadi para pejantan harus tahan tidak makan dan memanfaatkan cadangan makanan berupa lemak yang ada di tubuh mereka.

  1. Bisa Minum Air Laut

Saat penguin haus, biasanya mereka akan meminum lelehan air es yang membentuk kolam atau pun dari aliran air. Namun, mereka menghabiskan sekitar 70-80% hidupnya di dalam air, sehingga mereka menyesuaikan diri dengan meminum air laut juga.

Kelenjar supraorbital yang ada pada bagian atas mata mereka akan menghilangkan kelebihan garam yang ada pada tubuh, setelah itu garam tersebut akan dikeluarkan melalui saluran hidung dan paruh dengan cara bersin.

  1. Gemar Bergerombol Untuk Menghangatkan Tubuh

Terakhir yang akan kami bahas adalah kebiasaan penguin yang gemar bergerombol. Ternyata kebiasaan ini mereka lakukan untuk saling menghangatkan diri pada minus yang mencapai minus derajat celcius. Jika gerombolan penguin yang ada di dalam sudah merasa cukup hangat, biasanya ia akan ke bagian luar dan bergantian dengan penguin yang ada di bagian luar.

Cara ini pun membuat penguin menjadi memiliki tingkat interaksi dengan sesamanya, bahkan lucunya, tak jarang para penguin terlibat konflik dan ada yang melerai.

 

Itulah beberapa fakta mengenai penguin yang mungkin tidak kamu ketahui, jadi

Fakta Burung Bangau

 

Siapa di sini yang takjub dengan keindahan Burung Bangau namun sekaligus takut dengan burung satu ini? Unggas ini adalah salah satu unggas cantik yang memiliki kaki panjang dan warna bulu beragam.

Salah satu yang menjadi keistimewaan burung bangau adalah ia memiliki paruh yang besar dan kuat, di mana Bangau gunakan untuk menangkap mangsanya. Untuk kamu yang masih belum tahu banyak tentang burung satu ini, berikut ini kami memiliki beberapa fakta unik tentang burung Bangau.

Fakta Menarik Tentang Burung Bangau

1.Tidak Bersuara

Pernahkah kamu mendengar suara Burung Bangau? Jika pernah, mungkin kamu berhalusinasi. Karena faktanya, burung bangau adalah salah burung yang tidak bersuara. Hal itu dikarenakan burung ini tidak memiliki organ suara yang disebut dengan Syrinx.

Lalu bagaimana cara burung ini berkomunikasi dengan sesamanya? Ternyata cara mereka berkomunikasi cukuplah unik, karena mereka akan saling mengadukan paruh.

  1. Ada di Setiap Benua Kecuali Benua Antartika

Burung bangau adalah hewan yang bisa dengan mudah ditemukan di mana-mana. Ada sekitar 64 spesies burung bangau yang hidup di berbagai benua, kecuali Antartika. Hampir semuanya adalah burung air yang tidak dapat berenang dan biasanya ada di tepi danau, sungai, rawa, kolam, dan juga laut.

Hal itu dikarenakan makanan utama dari Burung bangau adalah katak cacing, ikan, mamalia kecil yang ada di air, dan hewan kecil lainnya.

  1. Cara Bangau Berburu

Cara bangau berburu juga cukup unik, karena mereka akan menunggu sampai mangsanya datang. Mereka hanya akan duduk tanpa bergerak, atau bahkan diam berdiri. Saat mangsanya sudah datang, maka mereka akan langsung menangkapnya dengan paruh dan ditelan bulat-bulat.

Kemampuannya ini bisa ia lakukan baik di malam hari atau pun di siang hari, karena ia memiliki penglihatan yang sangat baik.

  1. Keunikan Bangau

Yang membuat bangau menjadi burung yang unik adalah jangan mengira karena tubuhnya yang besar membuat burung ini lamban, karena kenyataannya ia juga bisa terbang dengan cepat, loh. Ia memiliki kemampuan untuk terbang dengan kecepatan 48 km/ jam. Ketika bangau sedang terbang, maka tubuhnya akan berbentuk seperti huruf S.

Cara mereka berkumpul saat terbang juga unik, di mana akan membentuk huruf V bersama dengan para kawanannya. Ternyata ini membuat mereka menjadi terbang lebih efisien dibandingkan tanpa adanya formasi.

  1. Cara Membangun Sarang

Keunikan lain yang dimiliki oleh Burung bangau adalah bagaimana cara hewan ini membangun sarang mereka. Karena Bangau jantan dan betina akan membangun sarang mereka bersama-sama.

  1. Simbol Kebudayaan

Banyak kebudayaan yang menggunakan bangau sebagai simbol kebudayaan mereka. Seperti contohnya di Yunani, dalam mitologi Yunani, Bangau dianggap sebagai utusan dari para dewa.

Berbededa dengan di Tiongkok, karena di sana mereka lebih dianggap sebagai perwakilan dari kekuatan, kemurnian, kesabaran, dan umur yang panjang. Hal itu karena di alam liar, umur bangau bisa mencapai 15 tahun, sedangkan kalau di penangkaran ia bisa hidup sampai 25 tahun.

  1. 25% Bangau Dunia Milik Polandia

Kalau Panda adalah milik Tiongkok, maka setidaknya 25% bangau yang ada di dunia ini adalah milik dari Polandia. Hal itu karena negara satu ini menjadikan Bangau sebagai lambang tidak resmi mereka.

 

Itulah beberapa fakta menarik tentang burung bangau, jadi dari 7 fakta di atas, mana yang paling membuat kamu tercengang?

Jenis Burung Kecil Yang Bisa Kalian Jadikan Peliharaan

Ada banyak sekali jenis burung yang hidup di dunia berdampingan dengan manusia. Mereka memiliki suara yang bagus dan gacor sehingga sangat cocok untuk kalian jadikan sebagai burung peliharaan.

Berbicara mengenai burung peliharaan, ada banyak sekali jenis yang bisa kalian temukan di sekitar tempat tinggal kalian.

Untuk membedakan jenis – jenis burung peliharaan salah satunya dilihat dari ukurannya. Misalnya saja jensi – jenis burung kecil yang banyak dipelihara karena rajin berkicau dan memiliki penampilan yang bagus.

Keuntungan lain yang bisa kalian dapatkan saat memelihara jenis burung ini adalah cara perawatannya yang mudah dan tidak makan banyak biaya.

Hal ini dikarenakan jumlah pakannya cenderung lebih sedikit dan juga ukuran kandangnya yang tak terlalu besar sehingga tidak menguras banyak uang serta ruangan di dalam rumah.

Walaupun ukurannya kecil, namun kualitas suara dan penampilan burung – burung ini juga bagus loh, karena mereka rajin berkicau sehingga tak jarang diikutsrtakan ke dalam kontes.

 

1.Burung Kenari

Burung Kenari

Siapa sih yang tak kenal burung kenari? Jenis burung kecil ini banyak dipelihara di rumah karena coraknya yang beragam serta harganya yang relative terjangkau.

Burung kenari atau Serinus canaria awalanya merupakan hewan endemic Kepulauan Canary, Spanyol. Namun burung kecil ini menyebar hampir ke seluruh dunia yang dibawa oleh para penjajah sebagai hewan peliharaan. Termasuk saat bangsa Belanda datang ke Indonesia.

Secara fisik burung kenari memiliki ukuran tubuh berkisar antara 10-12 cm dari ujung paruh hingga ekor dengan bobot hanya sekitar 15 gram saja.

 

2.Burung Pleci

Burung Pleci

Burung Pleci yang termasuk ke dalam family Zosteropidae menyebar di berbagai kawasan seperti Asia, Afrika, dan Austraia.

Burung pleci juga biasa disebut sebagai burung kacamata dikarenakan corak putih melingkar di sekitar area mata yang mirip seperti sedang memakai kacamata, lho.

Walaupun memiliki ukuran badan kecil berkisar 15 cm, burung pleci dikenal gacor dan memiliki suara dengan karakteristik yang lantang.

Ada sejumlah jenis burung pleci yang umum dipelihara di Indonesia, seperti burung pleci dada kuning, burung pleci papua, dan burung pleci bustomi.

 

3.Burung Parkit

Burung Parkit

Jenis burung peliharaan lain yang juga memiliki tubuh berukuran kecil adalah burung parkit (Melopsittacus undulatus) atau yang juga dikenal dengan sebutan budgie.

Karakteristik burung parkit memiliki panjang tubuh sekitar 18 cm dan bobot 30-40 gram. Burung pemakan biji-bijian ini hidup di kawasan kering Australia, sebelum akhirnya masuk ke Indonesia.

Burung parkit termasuk ke dalam jenis burung paling pintar di dunia, dikarenakan keluarga burung beo ini ternyata memiliki kemampuan otak yang cukup cerdas, lho.

Selain itu juga burung parkit dikenal juga dapat menirukan suara pemilik atau hewan di sekitarnya. Biaya perawatannya pun cukup mudah dan murah untuk para pemula.

 

4.Burung Kacer

Burung Kacer

Burung kacer (Copsychus saularis) merupakan salah satu jenis burung yang rajin bunyi dan dikenal sangat mudah dilatih, sehingga Sobat Pintar dapat memeliharanya dengan mudah.

Secara umum, burung kacer memiliki corak bulu perpaduan hitam-putih. Burung kacer menyebar dari kawasan India hingga Asia Tenggara.

Untuk ukuran tubuhnya, burung kacer memiliki panjang tubuh hingga 19 cm. Hal ini pun sudah termasuk bagian ekor burung kacer yang relatif cukup panjang.

Harga burung kacer tergolong relatif murah hingga mahal, tergantung dari umur, kondisi, suara, dan prestasinya dalam lomba kontes burung kicau, lho.

 

Itulah berbagai jenis burung kecil yang bisa kalian jadikan peliharaan. Semoga bermanfaat.

Tips Merawat Murai

Tips Merawat Burung Murai Pada Musim Hujan

Musim hujan adalah musuh setiap pencinta burung, karena pada musim ini burng menjadi mudah sakit dan kalau tidak dirawat dengan baik bisa menyebabkan kematian. Di musim hujan ini, burung harus bisa diberikan perawatan ekstra, termasuk Burung Murai.

Nah, kali ini kami akan menunjukkan bagaimana cara untuk memelihara Burung Murai pada saat musim hujan agar terhindar dari penyakit.

Merawat Burung Murai Di Musim Hujan

1.Tips Menjemur Burung Murai

Tips Merawat Burung Murai

Hal yang membuat kita bingung saat musim hujan, mungkin adalah bagaimana cara yang tepat untuk menjemur burung Murai kesayangan kita. Nah, kita tidak bisa dengan mudah menentukan kapan mau menjemur burungnya, karena sewaktu-waktu bisa saja hujan.

Cara untuk menjemur burung Murai di musim hujan adalah gunakan kesempatan saat matahari muncul. Jangan sia-siakan matahari yang langka itu.

Tapi bagaimana jika tidak muncul juga matahari selama 1-3 hari? Jika demikian, maka kamu harus memberikan asupan vitamin lebih kepada Burung Murai kesayangan kamu, tujuannya adalah untuk menstabilkan suhu tubuh burung agar tetap di suhu yang normal.

2. Cara Memandikan Burung Murai

Cara Memandikan Burung Murai

Selain dijemur, biasanya kita juga sering memandikan burung Murai kita. Namun, di musim hujan ini apakah masih perlu untuk memandikannya?

Jawabannya, Masih! Ya, ternyata meski musim hujan jangan takut untuk memandikan burung. Mungkin skala pemandiannya bisa dikurangkan dibandingkan dengan biasanya. Namun, jika memang si burung tidak mau mandi, jangan dipaksakan, ya!

Bagaimana cara memandikan burung? Caranya adalah dengan memasukkan air ke dalam kandang, lalu biarkan saja dia di dalam kandang selama 15-20 menit dan angkat kembali, biasanya burung akan dengan mandiri mandi. Jika dia memang tidak mau mandi ya tidak masalah, jangan paksakan dia untuk mandi saat sedang musim hujan.

3. Cara Pengkrodongan Burung

Cara Pengkrodongan Burung

Terakhir yang akan kami bahas adalah bagaimana cara pengkrodongan Burung Murai. Di sini kita harus bisa melihat karakter dari burung Murai yang kita miliki, apakah biasanya ia merupakan burung yang menggunakan Krodong.

Namun, kami menyarankan untuk di musim hujan ini lebih banyak dikerododong. Warna kerodong yang digunakan pun juga merupakan warna yang terang, seperti warna hijau telur asin, putih, dan warna cerah lain.

Lalu jangan juga biarkan kandang Murai kelamaan tanpa adanya Kerodong.

Apa sih kerodong itu? Kerodong merupakan sarung yang biasa digunakan untuk menutupi sangkar burung. Banyak orang yang memanfaatkan ini ketika sedang ingin membawa burung pergi jauh. Dengan menggunakan Kerodong, maka hawa dari luar kandang bisa lebih diminimalisir untuk masuk ke dalam kandang, sehingga suhu di dalam kandang bisa menjadi lebih hangat.

 

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kami berikan untuk kamu yang bingung bagaimana cara merawat burung Murai di saat musim hujan seperti ini. Bagi kamu yang masih baru memelihara burung Murai, maka tidak ada salahnya untuk banyak membaca tips-tips penting agar burung Murai tidak mudah sakit.

Selain 3 tips di atas, kami juga menyarankan untuk tidak telat memberikan asupan kepada burung Murai kamu. Selain asupan makanan dan minuman, pastikan juga asupan vitamin burung Murai bisa terjaga agar ia lebih kebal terhadap penyakit di musim hujan ini.

Jadi apakah kini kamu paham bagaimana memelihara burung Murai dengan lebih baik? Semoga tips yang kami berikan ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya!

Burung Kuntul

Kenali Burung Kuntul, Yuk!

Burung Kuntul, burung yang memiliki ciri kaki panjang dengan warna hitam, gelap, berbulu putih bersih, dan memiliki tubuh yang agak besar dibandingkan dengan burung lainnya.

Ia memiliki keunikan, di mana mencari makan di lahan yang basah. Paruh runcing yang dimilikinya dapat digunakan untuk mengambil mangsa dari dalam air dan kakinya yang panjang dengan piawai melangkah di air.

Sebenarnya kalau dilihat secara fisik, burung ini memiliki ukuran 55-56 cm dan bentangan sayapnya bisa mencapai 88-105 cm. Ini adalah salah satu jenis burung air yang menghabiskan sebagian hidupnya berada di perairan atau tempat yang basah.

Kita bisa menjumpai Burung Kuntul di kisaran sungai, sawah, sungai kecil, dan juga di lumpur.

Burung satu ini hidupnya bergerombol, meski demikian mereka tidak pernah berebut makanan dan bisa mencari makan dengan baik.

kuntul

Cara mencari makan Burung Kuntul sangatlah bervariasi. Ada yang mengawali aktivitas mencari makannya dengan cara melangkah, ada juga yang melakukan aktivitas lainnya saat sedang mematuk mangsa.

Hewan berbulu putih ini sering mencari makan di tempat seperti dataran lumpur, tambat, atau habitat mangrove, karena di sana mereka bisa menemukan banyak ikan, katak, udang, atau juga kepiting.

Mereka memiliki pola unik ketika seang berburu mangsa, biasanya mereka akan mematuk, jika berhasil mendapatkan mangsanya maka ia akan langsung menelannya. Lalu jika gagal, maka mereka akan berhenti 1 kali setiap 10 menit.

Ketika sedang masa berkembangbiak, burung ini akan memunculkan rumbai-rumbai tambahan pada sekitar leher punggung juga dibagian sayapnya. Pada umumnya, musim kawin mereka berawal dari Maret dan diakhiri pada bulan Juli.

Para Burung Kuntul memilih untuk berkembang biak di pohon yang jauh dari aktivitas manusia dan membentuk sarang dengan ranting pohon yang ada. Untuk pengeraman dari telor-telornya, akan membutuhkan waktu 3 minggu. Jumlah telor yang bisa mereka hasilkan kira-kira 2 – 3 telor.

Burung yang dapat makan sepanjang hari ini saat ini tengah terancam oleh perburuan dan juga pemakaian pestisida yang berlebihan. Alih fungsi lahan juga ikut membuat burung ini kehilangan habitat mereka.

burung

Burung Kuntul sendiri merupakan burung yang sangat berperan penting terhadap rantai makanan. Itulah kenapa hewan ini dianggap sebagai salah satu komponen untuk menyeimbangkan lingkungan. Kalau burung Kuntul sampai punah, ini akan sangat mengganggu kestabilan yang ada di ekosistem, terutama di hutan mangrove.

Hal ini karena Burung Kuntul yang bisa makan sepanjang hari, itu membuatnya bisa mengontrol populasi yang ada di habitatnya. Dengan demikian mereka bisa menjadi bio indikator untuk lingkungan yang ada di sekitar mereka.

Burung yang masuk ke dalam Ordo Ciconiiformers dan family Ardeidae ini bisa ditemukan di seluruh belahan dunia, sebut saja seperti di Eropa, Australia, Afrika, Asia, dan juga di Indonesia.

Kini dari 24 spesies family Ardeidae, setengahnya sudah menjadi burung yang dilindungi. Hal ini tertera pada Peraturan Pemerintah No 7 tahun 1999 mengenai pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.

Nah, itulah beberapa hal mengenai Burung Kuntul, burung yang mirip dengan burung Bangau. Burung satu ini mungkin kini sulit untuk bisa kita temui, itulah sebabnya sekarang kita harus mulai untuk memerhatikan lingkungan dengan tidak menghabiskan lahan tempat tinggal hewan-hewan untuk kepuasan diri kita sendiri.

Jika tidak mulai dari diri kita sendiri, siapa lagi yang mau memulai?