PINTAR SEKALI BURUNG – BURUNG BISA BERBICARA SEPERTI HALNYA MANUSIA

PINTAR SEKALI BURUNG – BURUNG BISA BERBICARA SEPERTI HALNYA MANUSIA

Ternyata hewan yang sering menjadi peliharaan bapak – bapak ini, memiliki keunggulan yang mengagumkan selain dia bisa terbang, yaitu burung yang dapat berbicara. Dari sekian banyaknya jenis burung yang ada di dunia ini, tidak semua dari mereka bisa berbicara. Hanya jenis – jenis tertentu yang dapat dilatih lalu bisa berbicara. Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur ini atau ovipar ini, biasanya mengerami telurnya sampai dengan 21 hari atau bahkan lebih. Tergantung dari anaknya tersebut menetas, hanya 21 hari itu menjadi patokan untuk telur dapat menetas. Sebetulnya sudah menjadi hobi yang tidak baru lagi untuk para lelaki yang senang memelihara burung di rumahnya, memang karena sudah hobi atau dijadikan sebagai ladang bisnis. Karena sekarang ini harga dari burung dengan jenis tertentu memiliki harga yang sangat tinggi.

Bahkan saat burung tersebut masih kecil harganya sudah tinggi dan buat geleng – geleng kepala. Tetapi ada saja pasar yang membeli burung tersebut. Selain karena jenisnya yang jarang, atau keindahan yang dimiliki burung tersebut. Meskipun terjadi pro kontra dengan pemeliharaan burung yang sudah langka atau pun tidak, tetapi kehadiran hewan yang memiliki sayap ini bisa membuat senang orang yang memeliharanya. Tidak sedikit burung – burung yang bisa berteman dengan manusia, dalam arti mereka bisa beradptasi dengan mudah dengan lingkungan manusia. Karena tidak semua jenis burung dapat melakukan hal ini, dari mulai mereka bisa dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia, berinteraksi, bahkan melakukan atraksi. Tentunya hal ini tidak serta merta burung bisa lakukan dengan instan, harus ada pelatihan yang dilakukan secara rutin dan disiplin. Sehingga burung yang dipelihara tersebut dapat berkembang, ini dia jenis – jenis burung yang bisa berbicara.

1.Parkit

Parkit

Dengan ukurannya yang mungil, tetapi warna yang mereka miliki sangatlah cantik – cantik. Cocok sekali untuk menjadi burung hias di rumah yang bisa memberikan keindahan pada rumah kamu. Selain keindahan dari warna yang dimilikinya, ternyata burung jenis parkit ini bisa bicara. Bahkan mereka bisa mereka beberapa puluh kata bahkan sampai ratusan kata. Karena mereka bisa mereka kata tersebut, maka mereka bisa mengucapkannya dengan fasih.

Suara yang dihasilkan dari burung yang satu ini akan kurang jelas untuk didengarkan, karena serak dan cempreng suara mereka. Meskipun jenis Parkit bisa berbicara, tetapi tidak semua burung parkit bisa dan mau untuk belajar berbicara. Jadi kamu tidak bisa menyamakan semua Parkit itu bisa berbicara ya, bila kamu mendapatkan Parkit yang seperti itu tetap pelihara burung itu dengan baik.

2.Beo Amazon

Beo Amazon

Memang semua mahluk hidup itu diberikan otak untuk berfikir, tidak terkecuali burung. Salah satunya adalah burung Beo Amazon ini, yang dimana banyak dikagumi karena kecerdasannya dalam merekam dan berbicara layaknya mansia. Selain kehandalannya dalam menirukan, burung ini pun bisa melakukan atraksi yang bisa menghibur kamu.

Kamu dapat mendengarnya dengan jelas karena suaranya yang jelas bisa terdengar dari kata kekata berikutnya, dijamin akan membuat kamu terkesan.

3.Parrot Abu – Abu Afrika

Parrot Abu – Abu Afrika

Sesuai dengan namanya, burung ini berwarna abu – abu yang sangat cantik juga pintar. Burung ini bisa menirukan suara manusia dengan jelas, jadi kamu seperti berbicara dengan manusia lagi. Karena kecepatannya dalam belajar juga suara yang dikeluar dari mulutnya benar – benar jernih dan jelas.

Itulah burung – burung pintar yang bisa berbicara, tertarik untuk memeliharanya? Jangan lupa sebelum memelihara kamu mencari informasi terlebih dahulu tentang burung yang akan kamu pelihara.

Burung Yang Tidak Bisa Terbang, Emang Ada?

Burung Yang Tidak Bisa Terbang, Emang Ada?

Yang namanya burung harusnya bisa terbang karena mereka diberkahi dengan sayap, setidaknya itulah yang kebanyakan dari kita pikirkan.

Namun, ternyata ada beberapa burung yang tidak bisa terbang loh. Padahal mereka juga memiliki sayap.

Burung Yang Tidak Bisa Terbang

Burung Yang Tidak Bisa Terbang

Walaupun tidak bisa terbang, mereka diberkahi dengan kemampuan lain, seperti bisa berenang atau berlari dengan cepat.

Nah, di bawah ini merupakan burung-burung yang ditakdirkan untuk terus hidup di darat.

1.Penguin

pinguin

Penguin merupakan burung yang tidak terbang namun populer. Mereka bisa berenang dan menyelam sebagai ganti ketidakmampuan mereka untuk terbang.

Kebanyakan dari mereka hidup di area yang dingin seperti antartika. Setidaknya ada 18 spesies penuin yang hidup di dunia.

2.Bebek Steamer

Bebek Steamer

Ada 4 jenis Bebek stemer di dunia ini dan 3 diantaranya tidak bisa terbang. Jenis yang bisa terbang adalah Tachyeres patachonicus, bahkan tidak bisa terbang dalam waktu lama karena terlalu berat. Mereka bahkan kesusahan untuk berdiri.

3.Burung Onta

Burung Onta

Burung onta tidak bisa terbang namun bisa berlari dengan cepat, burung onta sangat besar hingga dinamakan raja dari segala burung.

Bahkan telurnya juga berukuran raksasa dan tidak bisa dibandingkan dengan yang lainnya. Pada beberapa negara, burung onta dibuat sebagai hewan perlombaan.

Jika dalam kartun-kartun, mereka suka digambarkan menyembunyikan kepalanya di tanah.

4.Kiwi

Kiwi

Ada 5 jenis burung kiwi yang hidup dan taka da satupun dari mereka yang bisa terbang. Burung ini terbilang sebagai burung yang aneh karena memiliki bulu rahasia.

5.Weka

Weka

Burung ini ditemukan di Selandia Baru dan mirip dengan Kiwi. Walaupun tak bisa terbang, tetap berhati-hati karena mereka dikenal sebagai pencuri ulung dan sering mencuri barang-barang para camper. Namun sayang jumlah populasinya semakin menurun.

6.Kakapo

Kakapo

Dikenal sebagai burung beo hantu karena wajahnya yang sedikit menyerupai burung hantu. Kakapo merupakan penghuni asli Selandia Baru dan merupakan burung nocturnal alias aktif di malam hari. Mereka bisa tumbuh hingga setinggi 60 cm.

7.Takahe

Takahe

Juga datang dari Selandia Baru. Takahe dikenal sebagai burung yang ulung bermain petak umpet karena pintar bersembunyi. Burung ini sempat dikira punah, namun ternyata muncul lagi beberapa tahun kemudian.

8.Kasuari

kasuari

Burung yang tinggal di area Utara Australia serta Papua Nugini hingga Maluku ini berukuran besar dan bisa disandingkan dengan burung onta.

Kamu tidak akan mau bermasalah dengannaya. Masalah berat badan, kasuari termasuk ke dalam burung kelas berat dan bisa diadu dengan burung onta.

9.Burung Kakatua

Burung Kakatua

Burung kakatua juga ternyata merupakan salah satu burung yang tidak bisa terbang. Meski begiu, burung satu ini memiliki kelebihan yang lain.

Burung yang memiliki ciri khas berwarna putih dengan jambul berwarna kuning ini bisa menirukan suara jika dilatih.

10.Burung Rhea

burung rhea

Burung Rhea merupakan burung yang berasal dari Amerika Selatan. Burung ini juga termasuk ke dalam salah satu burung yang tak bisa terbang.

Namun, burung Rhea memiliki keistimewaan, yaitu tubuhnya berukuran besar, memiliki leher yang panjang, serta kaki yang panjang.

11.Burung Emu

burung emu

Burung emu merupakan burung paling besar yang ada di Australia. Burung ini juga merupakan burung tertinggi kedua di dunia, lo.

Emu adalah burung yang memiliki leher dan kaki yang panjang. Jenis burung ini lebih banyak memakan serangga dan juga tanaman.

Itulah beberapa jenis burung yang ternyata tidak bisa terbang. Semoga artikel ini bermanfaat.

Jenis-Jenis Burung Puyuh Yang Harus Kalian Tahu

Burung puyuh merupakan burung yang termasuk ke dalam keluarga phasianidae. Ukurannya yang mungil membuat burung ini sangat mirip dengan anak ayam.

Burung puyuh masih termasuk ke kategori unggas daratan karena memiliki nama burung namun tak bisa terbang.

Santapan utama burung puyuh adalah biji-bijian serta pemakan serangga-serangga yang lebih kecil dari dimensi badannya.

Burung puyuh juga kerap bersarang di daratan serta kerap kelompoknya terdiri dari sebagian jumlah saja.

Jenis-Jenis Burung Puyuh

Burung puyuh petelur merupakan salah satu komoditi utana untuk usaha karena memang sangat menguntungkan dan banyak dicari.

Untuk membuat santapan burung puyuh petelur kita wajib untuk bisa menghitung secara rinci isi tenaga yang diperlukan untuk burung, yaitu 2.800 Kkal dengan protein sebesar 22%.

Ada pula keuntungan membuat makanan untuk burung puyuh sendiri dapat lebih mengirit waktu dan memangkas pengeluaran untuk membeli pakan sampai dengan 50%.

Burung puyuh petelur juga sangat memerlukan nutrisi lebih apalagi jika mereka dituntut untuk memproduksi banyak telur.

Mengingat ada banyak sekali burung puyuh yang bisa dijadikan bisnis, kalian juga harus tahu tipe burung puyuh apa saja yang bisa diternak dan yang hanya hiasan saja.

1.Burung Puyuh Gonggong

Tipe burung ini memiliki karakteristik khas yang tak dimiliki oleh burung lain. Yaitu suaranya yang mirip dengan suara gong.

Sebenarnta, itu hanya pengandaian saja. dimana memang suara burung puyuh dikategorikan memiliki suara dengan nada keras namun tak semacam gong pada biasanya.

Ada juga identitas burung puyuh gonggong yaitu memiliki corak bulu yang unik serta bercorak dengan corak kombinasi gelap dan coklat merah serta abu-abu.

Kalian bisa dengan mudah menemui burung gonggong tersebut karena identitas tubuhnya yang sangat mudah dikenali.

2.Burung Puyuh Batu

Puyuh batu merupakan salah satu tipe burung yang sering terlihat di dataran serta terbang kesana kemari.

Identitasnya adalah memiliki dimensi badan yang minimalis yang hanya berkisar 15 centimeter saha untuk badannya bercorak gelap pekat namun memiliki ciri putih pada bagian lehernya.

3.Burung Puyuh Albino

Tipe burung puyuh berikutnya adalah burung puyuh albino yang dikatakan memiliki kelainan genetika sementara itu memang terdapat salah satu gen resesif puyuh yang memang albino.

Mayoritas burung puyuh albino memiliki banyak kekurangan salah satunya pemikirannya yang kerap rabun dan sering mati karena daya tahan tubuhnya kurang baik. Kelebihan burung ini adalah ia bisa menciptakan banyak telur dibanding burung puyuh yang lainnya.

4.Burung Puyuh Rimba Sumatra

Burung puyuh Rimba Sumatera merupakan salah satu burung yang tercantuk ke dalam burung hias, karakteristik burung ini adalah bisa menghasilkan suara yang khas di pagi hari.

Sama dengan namanya, burung ini pertama kali ditemui di wilayah hutan datar tepatnya di daerah Sumatera.

Burung ini sering mencari makan serta hidup berkelompok dimana setiap kelompoknya dapat menggapai 2 – 5 burung.

5.Burung Puyuh Mahkota

Tipe ini disebut mahkota karena memiliki semacam jengger di atas kepalanya yang mirip dengan mahkota.

Orang lain juga sering menyebutnya bagaikan jambul mahkota sehingga sesuai dengan istilahnya. Warna jambulnya dominan ungu dan kemerahan.

Puyuh mahkota termasuk ke dalam burung puyuh hias karena kurang sesuai jika dijadikan sebagai penghasil telur.

Itulah 5 jenis burung puyuh yang bisa kalian gunakan sebagai petelur maupun sebagai burung hias. Semoga artikel ini bermanfaat.

Cara Melatih Burung Bertengger di Atas Jari

Melatih burung untuk bertengger bisa menjadi langkah dasar yang penting untuk para pemilik burung. Kegiatan ini dapat menghilangkan rasa takut burung dan membangun kepercayaan antara burung dan pemiliknya.

Melatih burung juga membantu membangun kewibawaan Anda dan mencegah burung agar tidak menjadi defensif.

Walaupun langkahh ini cukup mudah, namun keberhasilannya juga akan bergantung pada sifat burung dan kesabaran kalian.

Dengan kesabaran dan sentuhan lembut, burung kesturi, parkit, dan burung lainnya dapat diajarkan untuk bertengger di atas jari atau tangan.

Cara Melatih Burung Peliharaan

1.Biasakan burung dengan tangan Anda.

Masukkan tangan pelan-pelan ke dalam kandang (tetapi tidak terlalu dekat), hingga burung merasa nyaman.

Burung yang pemalu atau gugup memerlukan beberapa sesi hingga merasa nyaman dengan tangan Anda. Lakukan terus-menerus dan pastikan selalu untuk bergerak perlahan agar burung tidak terkejut.

Berdirilah di atas level mata burung untuk membangun dominasi. Berdiri terlalu tinggi dapat membuat burung takut dan berjongkok terlalu rendah akan menunjukkan ketundukan Anda.

2.Sodorkan tangan Anda ke arah burung.

Pastikan untuk menggerakkan tangan perlahan dan jagalah agar tangan Anda tetap stabil dan percaya diri.

Burung akan gugup jika orang yang menanganinya gugup dan akan enggan atau takut untuk bertengger di atas jari jika tangan Anda bergetar atau Anda menjatuhkan burung selama sesi-sesi awal ini.

3.Dorong jari ke bagian bawah dada burung dengan pelan dan perlahan, tepat di atas kakinya.

Tekan pelan-pelan sehingga burung sedikit kehilangan keseimbangan. Burung harus mengangkat kakinya ketika merasa kehilangan keseimbangan. Ketika ini terjadi, letakkan jari di bawah kaki dan angkat pelan-pelan–burung akan bertengger di atas jari atau tangan.

Jika burung gugup atau menggigit, Anda harus memulai latihan dengan sebatang kayu hingga ia menjadi lebih nyaman.

Seekor burung dapat menggunakan paruhnya untuk menstabilkan diri atau bahkan menggigit jari atau tangan Anda.

Jika hal ini terjadi, jangan meninggalkan burung atau menunjukkan rasa takut, karena burung akan ketakutan atau menganggap hal ini sebagai tanda ketundukan.

4.Bujuklah burung untuk ” bertengger”.

Gunakan nama burung ketika Anda berkata “bertengger” dan berikan pujian sering-sering. Banyak burung, terutama jika masih kecil, akan bertengger di atas jari Anda dengan sedikit dorongan, karena jari menyerupai tenggeran.

Ketika burung bertengger, pujilah dan berikan makanan khusus yang disiapkan sebelumnya. Meskipun burung hanya mengangkat satu kakinya di atas tangan, Anda harus memujinya dan memberi imbalan.

Dengan pengulangan dan dorongan, burung akan belajar untuk menghubungkan perintah “bertengger” dengan tenggeran di atas tangan atau lengan.

5.Ulangi latihan dengan tangan lain.

Dengan mengikuti langkah-langkah yang sama, biasakan burung dengan tangan lain yang lebih lemah. Burung yang merupakan hewan dengan kebiasaan dapat menolak untuk bertengger di atas tangan yang berlawanan kecuali Anda berusaha untuk melatihnya selama tahap awal ini.

Ketika burung semakin nyaman, Anda bisa mulai mengeluarkannya dari kandang sebelum mengulangi pelatihan bertengger.

6.Latih terus burung.

Jika burung pemalu atau gugup dan menolak untuk bertengger di atas jari atau tangan, gunakan sebatang kayu.

Ketika burung bertengger di atas kayu, beralihlah ke teknik “berjenjang”. Tempatkan jari Anda di samping dan sedikit lebih tinggi dari burung yang bertengger dan bujuklah agar beralih ke tenggeran baru.

Sertakan tiap langkah dengan perintah “bertengger” dan berikan pujian sering-sering ketika burung mengikuti perintah Anda.

Perintahkan burung agar terus bergerak dari batang kayu ke jari dan dari jari ke batang kayu hingga sesi latihan berakhir.

7.Lakukan terus-menerus, tetapi dengan sabar.

Burung memiliki temperamen yang unik dan bisa malu atau gugup, dengan demikian penting untuk melatih kesabaran ketika melatih burung setiap hari.

Buatlah rutinitas sesi latihan. Burung akan belajar untuk menunggu sesi latihan bersama-sama.

Berikan imbalan dengan pujian dan makanan meskipun kemajuannya hanya sedikit. Dorongan adalah cara terbaik agar burung merasa nyaman dan ajarkan burung agar mengikuti perintah Anda.

Jenis Burung Cendrawasih Cantik Yang Harus Kamu Tahu

Selain dianugerahi dengan keanekaragaman hayati, Indonesia juga menjadi negara dengan hutan hujan terbesar ketiga di dunia.

Hutan hujan yang begitu luas itu menjadi rumah idaman bagi sekitar 1539 jenis burung. Salah satunya adalah burung Cendrawasih yang dijuluki sebagai “Bird of Paradise” atau burung surga.

Jenis Burung Cendrawasih

Family burung ini memiliki anggota sebanyak 43 spesies. Kurang lebih ada 30 spesies yang ada di Indonesia. Sisanya tersebar di hutan hujan Papua Nugini dan Australia Timur Laut.

Mayoritas spesies memiliki perbedaan yang jelas antara betina dan jantan. Selama musim kawin, penampilan burung jantan terlihat lebih indah.

Mereka memang ingin menarik para betina. Nah, untuk kalian yang penasaran dengan jenis-jenis dari burung cantik ini, yuk simak di bawah.

1.Lesser Bird of Paradise/ Cendrawasih Kuning Kecil

Burung satu ini memiliki ukuran yang sedang dengan panjang sekitar 32 cm. warna tubuh bagian depannya merah kecoklatan sementara bagian belakangnya kuning kecoklatan.

Burung betina memiliki kepala cokelat dan bulu putih di dadanya. Sementara yang jantan memiliki bulu hijau di area tenggorokannya.

Ada pula sepasang ekor panjang berwarna putih dan kuning. Burung ini suka memakan serangga dan buah-buahan.

2.Cendrawasih raggiana/ Raggiana Bird of Paradise/ Count Raggi’s Bird of Paradise

Burung asli Pulau Iriang Tenggara ini memiliki ukuran sedikit lebih panjang dari si Kuning kecil, yaitu 34 cm. Burung ini berbulu merah coklat keabu-abuan. Kakunya coklat keabuan dan memiliki mata berwarna kuning.

Postur tubuh betina lebih kecil dan berwarna coklat. Sementara burung jantan memiliki mahkota kuning dan bulu hijau di area tenggorokannya.

3.Astrapia Ekor-Pita/ Ribbon-tailed Astrapia

Burung ini memiliki ekor berukuran 3x lebih membentang dari panjang tubuhnya, yang kurang-lebih 32 cm. Itu artinya, ekor burung ini bisa mencapai 1 meter.

Tak heran kalau ekornya dinobatkan sebagai yang terpanjang. Bulu burung betina berwarna cokelat, kalau yang jantannya hitam-hijau. Sayangnya, burung ini sudah masuk daftar hewan langka di Indonesia.

4.Cenderawasih biru/ Blue Bird of Paradise

Jika sudah dewasa, burung asli Papua New Guinea ini bisa tumbuh hingga 31 cm. umumnya mereka memiliki tubuh berwarna hitam, kaki cokelat, dan mata cokelat gelap. Burung jantannya memiliki sayap biru, sehingga mereka sering dijuluki sebagai Blue Bird.

5.Burung Cenderawasih merah/ Red Bird of Paradise

Burung yang berasal dari Raja Ampat (Papua) ini memiliki panjang 33 cm. burung betina lebih kecil dari yang jantan dan bulunya berwarna merah dengan paruh kuning.

Di atas kedua matanya ada bulu berwarna hijau tua sedangkan di belakangnya terdapat sepasang ekor panjang yang sangat khas. Mereka biasa memangsa Artropoda dan buah-buahan.

6.Cenderawasih panji/ King of Saxony Bird of Paradise

Jika cendrawasih lain berukuran 30 sentimeteran, maka panjang burung ini hanya 22 cm. Namun ia memiliki bulu panjang khusus berukuran 41 cm yang sukses menggaet betina.

Tubuhnya berwarna hitam. Kakinya abu. Matanya kuning. Burung betina cenderung lebih mungil, sekitar 19 sentimeteran. Mereka biasa ditemukan di sekitar pegunungan Jayawijaya.

7.Burung Cendrawasih botak/ Wilson’s Bird of Paradise

Cendrawasih endemik Indonesia ini juga cenderung mungil, hanya memiliki panjang sekitar 21 cm. Burung betina lebih kecil lagi.

Yang jantan memiliki tubuh warna hitam, sedangkan lehernya berwarna merah garis kuning. Kakinya biru, paruhnya hijau, dan sepasang ekornya ungu. Seperti cendrawasih pada umumnya, mereka pun mengonsumsi serangga dan buah-buahan.

Itulah 7 jenis burung cendrawasih dari beberapa jenis yang ada. Semoga artikel ini bermanfaat.